Hadiah Kepemimpinan

February 23, 2009 at 12:41 (Sociable Concept) ()

=======================================================================

Apakah anda tahu, hadiah terbesar yang bisa didapat sebagai seorang pemimpin? Atau pertanyaan lebih gampangnya, jika Anda menjadi pemimpin, apa hadiah yang paling Anda inginkan sebagai penghargaan atas kepemimpinan Anda?

Penulis yakin akan ada banyak jawaban yang berbeda dari Anda. Berikut mungkin beberapa kemungkinan jawaban Anda:

– Akan ada yang menjawab bahwa hadiah terbesar seorang pemimpin adalah penghormatan dan pengakuan atas kemampuannya memimpin;

– Ada pula yang menjawab bahwa hadiah yang diinginkan adalah dianugerahi titel/pangkat tertentu dalam dia memimpin, manager/direktur misalnya;

– Mungkin akan ada pula yang menjawab bahwa hadiah terbesar yang diinginkan jika Anda menjadi pemimpin adalah penghargaan dalam bentuk material, gaji yang lebih besar, bonus dalam bentuk uang ataupun hadiah-hadiah fisik yang lain.

Tapi benarkah hanya sebatas itu hadiah terbesar yang bisa didapatkan oleh seorang pemimpin? Jika Anda menjawab IYA, penulis sarankan Anda berhenti baca sampai disini, tutup buku ini, dan belilah buku yang bisa memandu dan membantu Anda untuk menjadi pengusaha yang sukses. Kenapa? Karena cukup dengan menjadi seorang pengusaha yang sukses, Anda akan diakui kemampuan Anda dalam bekerja, punya titel/pangkat tertentu, dan kekayaan finansial Anda lebih terjamin. Penulis jamin itu.

Jadi, jikalau begitu, apa hadiah terbesar yang Anda dapatkan ketika Anda memimpin? Hadiah terbesar Anda, anugerah terbesar yang bisa didapatkan oleh seorang pemimpin, tidak peduli Anda baru saja mulai berlatih memimpin ataukah Anda sudah berpengalaman dalam memimpin, adalah Anda diberi dan mempunyai sesuatu yang saat ini kita sebut sebagai BAWAHAN.

Anehkah? Mengapa bisa begitu? Hal ini bisa sesederhana mungkin bisa dijelaskan bahwa Anda sebagai seorang pemimpin yang memimpin bawahan Anda; secara sadar atau tidak; dijelaskan secara langsung ataupun tidak dalam kontrak kerja Anda; telah DIBERI suatu KESEMPATAN, suatu HAK, dan bahkan suatu KEWAJIBAN (apapun kata yang ingin Anda pakai) untuk MENGEMBANGKAN BAWAHAN anda. Dan ini merupakan suatu hal yang tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan semacam itu.

Anda bisa melihat dan mengomentari seorang individu yang dimata Anda sangat jelek kepribadiannya, Anda juga bisa kagum atas kehebatan kepribadian dan kemampuan manajerial seorang individu yang lain. Tapi apapun pandangan Anda, jijik ataupun kagum, pandangan tersebut hanyalah pandangan diri Anda dari bagian luarnya saja, bagian yang nampak, bagian yang sudah terbentuk dari individu itu, dan sayangnya harus bersinggungan dengan Anda. Kalau kepribadiannya baik, berarti itu bagus, Anda suka, menguntungkan Anda; tapi kalau tidak, sangat mengganggu Anda.

Ya, mau tidak mau, memang itu permasalahan kita sebagai manusia dalam hubungan kita bersosialisasi. Tapi, coba renungkan ini: Ketika Anda menjadi pemimpin, dan Anda diberikan bawahan untuk Anda pimpin, pada saat itu juga Anda akan memiliki kesempatan untuk berkontribusi pada pengembangan diri bawahan Anda.

Anda punya hak, dan yang pasti, Anda punya kewajiban untuk itu. Adalah hak Anda untuk menggunakan bawahan Anda sesedemikian rupa dalam Anda memimpin, mencapai target-target tertentu dalam tugas Anda. Tapi ingat, dalam hak Anda untuk melakukan itu, Anda juga memiliki kewajiban dalam mengembangkan bawahan Anda.

Bagaimana caranya? Sebagai awalnya, Anda mungkin pernah mendengar peribahasa jawa “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”? Yang mungkin kalau secara bebas diterjemahkan adalah “Didepan memberi contoh, ditengah/disamping saling membangun dan bekerja sama, dan ketika dibelakang, haruslah memberi dukungan”.

Tapi ingat, tidak hanya berhenti sampai di contoh peribahasa tersebut saja. Diluar daripada itu, Anda juga harus bisa mengembangkan kepribadian dan kemampuan bawahan Anda. Kenali kelebihan, kekurangan, dan potensinya, serta kembangkan dia menjadi individu yang lebih baik. Apapun yang Anda miliki, apapun yang telah membuat Anda layak untuk menjadi pemimpin mereka saat ini, ajarkanlah itu kepada mereka.

Kepemimpinan bukanlah permainan kungfu, dimana setiap guru selalu menyisakan jurus terakhir untuk tidak diajarkan ke muridnya. Kepemimpinan adalah proses dimana selain Anda diharapkan mencapai tujuan kelompok/organisasi Anda, Anda juga diharapkan untuk bisa dan mampu mengembangkan bawahan Anda.

Pemimpin dikaruniai untuk memiliki bawahan, sesama manusia yang nota bene sederajad dengan Anda, jangan Anda salahgunakan dan jangan Anda sia-siakan karunia itu. Kembangkan bawahan Anda SEKARANG.

=======================================================================

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: